Dengan nama Allah, Tuhan Pengasih dan Penyayang. Segala puji bagi Tuhan Rahmat dan salam untuk Nabi Muhammad Saw. Syukur alhamdulillah kita panjatkan ke hadirat-Nya, karena hanya dengan rahmat-Nya jualah saya dapat membangun sebuah blog ini, dengan suatu harapan agar kita semua selalu dapat menjalin silaturrahmi dan hubungan baik.
Selasa, 29 November 2011
Kamis, 24 November 2011
rank discrimination
Dampak dari diskriminasi tersebut, membuat seorang bawahan selalu tersisihkan dalam segala hal. Walaupun diperlakukan demikian, ada kisah-kisah nyata menarik mengenai perjuangan seorang bawahan dalam situasi diskriminasi tersebut. Ada sebagian bawahan yang tidak putus asa, mereka terus berjuang untuk menunjukkan kepada mereka juga punya kemampuan yang sama bahkan lebih, tidak seperti yang mereka pikirkan.
Hanya faktor nasib saja seseorang harus menjadi bawahan. Hingga terjadilah, semakin tinggi pangkat di golongan bawah, akan semakin tersisihkan dan semakin pula terbuang..............(ironis)
Minggu, 20 November 2011
10 Faktor Penyebab munculnya KENAKALAN REMAJA
- Kurangnya sosialisasi dari orangtua ke anak mengenai nilai-nilai moral dan sosial.
- Contoh perilaku yang ditampilkan orangtua (modeling) di rumah terhadap perilaku dan nilai-nilai anti-sosial.
- Kurangnya pengawasan terhadap anak (baik aktivitas, pertemanan di sekolah ataupun di luar sekolah, dan lainnya).
- Kurangnya disiplin yang diterapkan orangtua pada anak.
- Rendahnya kualitas hubungan orangtua-anak.
- Tingginya konflik dan perilaku agresif yang terjadi dalam lingkungan keluarga.
- Kemiskinan dan kekerasan dalam lingkungan keluarga.
- Anak tinggal jauh dari orangtua dan tidak ada pengawasan dari figur otoritas lain.
- Perbedaan budaya tempat tinggal anak, misalnya pindah ke kota lain atau lingkungan baru.
- Adanya saudara kandung atau tiri yang menggunakan obat-obat terlarang atau melakukan kenakalan remaja.
Langganan:
Komentar (Atom)
PENDAPAT orang lemah
saya, tidaklah bodoh-bodoh amat....mungkin diantara pembaca ada yang sependapat, apakah diri saya yang sebenarnya tidak terlalu ketinggalan dengan hal-hal yang berbau kemajuan ini dikatakan goblok (?). apakah orang yang sebenarnya bodoh dengan memaksakan diri itu dikatakan pintar ?